
Masjid Istiqlal adalah masjid terbesar di Asia Tenggara dan menjadi simbol kebesaran Islam di Indonesia. Berlokasi di Jakarta Pusat, masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ikon nasional yang mencerminkan semangat kemerdekaan Indonesia.
1. Latar Belakang Pembangunan
Gagasan pembangunan Masjid Istiqlal muncul setelah Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945. Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno, menginginkan adanya masjid nasional yang melambangkan kebebasan dan kemerdekaan bangsa. Oleh karena itu, masjid ini diberi nama “Istiqlal”, yang berarti “Kemerdekaan” dalam bahasa Arab.
2. Perancangan dan Peletakan Batu Pertama
Pada tahun 1953, K.H. Wahid Hasyim dan tokoh Islam lainnya membentuk panitia pembangunan masjid. Mereka mengadakan sayembara desain, dan pemenangnya adalah Friedrich Silaban, seorang arsitek Kristen dari Sumatra Utara.
Pada 24 Agustus 1961, Presiden Soekarno meletakkan batu pertama pembangunan masjid ini di bekas benteng Belanda, Wilhelmina. Dipilihnya lokasi ini memiliki makna simbolis: menggantikan simbol kolonialisme dengan kebangkitan Islam.
3. Proses Pembangunan dan Peresmian
Pembangunan Masjid Istiqlal memakan waktu 17 tahun (1961–1978) karena adanya berbagai kendala, termasuk perubahan pemerintahan dari Orde Lama ke Orde Baru. Akhirnya, pada 22 Februari 1978, masjid ini diresmikan oleh Presiden Soeharto.
4. Arsitektur dan Keunikan Masjid Istiqlal
Masjid Istiqlal memiliki arsitektur megah dengan konsep modern. Berikut beberapa keunikan arsitekturnya:
- Kubah utama berdiameter 45 meter, melambangkan tahun kemerdekaan Indonesia (1945).
- Menara setinggi 96,66 meter, sebagai simbol keagungan Islam.
- Lima lantai utama, mewakili lima rukun Islam.
- Berdaya tampung hingga 200.000 jemaah, menjadikannya masjid terbesar di Asia Tenggara.
5. Simbol Toleransi Beragama
Menariknya, Masjid Istiqlal berdampingan dengan Gereja Katedral Jakarta, menunjukkan harmoni antarumat beragama di Indonesia. Kedua bangunan ini menjadi bukti nyata toleransi dan kebersamaan dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia.
Kesimpulan
Masjid Istiqlal bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga simbol kemerdekaan dan toleransi di Indonesia. Dengan arsitektur megah dan sejarah panjangnya, masjid ini menjadi salah satu ikon kebanggaan bangsa yang wajib dikunjungi. 🕌✨